PBB Siap Pangkas Anggaran 20 Persen, 6.900 Pegawai Terancam Dirumahkan akibat Krisis Dana

Date:

DCNews, New York — Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tengah bersiap memangkas anggaran tahunan hingga 20 persen dari total US$3,7 miliar, langkah yang juga mencakup pemutusan hubungan kerja terhadap sekitar 6.900 pegawai, menyusul krisis keuangan yang diperburuk oleh tunggakan pembayaran dari Amerika Serikat.

Langkah ini tertuang dalam memo internal yang diperoleh Reuters. Dalam memo tersebut, Sekretariat PBB memerintahkan setiap departemen untuk menyusun rencana pemangkasan sebelum tenggat waktu 13 Juni. Kebijakan ini merupakan bagian dari inisiatif efisiensi bertajuk “UN80”, yang diluncurkan sejak Maret 2025.

Krisis anggaran PBB kali ini sebagian besar dipicu oleh kontribusi Amerika Serikat yang terus menurun. Sebagai donor terbesar, AS menyumbang hampir seperempat dari total anggaran PBB, namun saat ini tercatat menunggak pembayaran hingga US$1,5 miliar—baik untuk kewajiban masa lalu maupun tahun fiskal berjalan.

Pemangkasan juga tak lepas dari dampak kebijakan luar negeri Presiden AS Donald Trump, yang dalam masa kepemimpinannya telah mengurangi berbagai bantuan internasional, termasuk kepada badan-badan kemanusiaan PBB.

Meski tidak secara eksplisit menyalahkan Washington, Pengawas Keuangan PBB Chandramouli Ramanathan dalam memo tersebut menekankan bahwa reformasi ini merupakan respons terhadap tantangan jangka panjang. “Ini adalah upaya ambisius agar PBB siap menghadapi tantangan abad ke-21, mengurangi penderitaan manusia, serta membangun kehidupan dan masa depan yang lebih baik untuk semua,” tulis Ramanathan.

Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama semua pihak untuk memastikan transisi berjalan cepat dan efektif. “Tenggat waktunya sangat ketat, dan kita harus bergerak cepat,” ujarnya sebagaimana dikutip Senin (2/6/2025).

Langkah penghematan ini diperkirakan akan berdampak pada berbagai operasi kemanusiaan global PBB, termasuk di kawasan konflik dan negara-negara berkembang yang sangat bergantung pada bantuan internasional. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Buntut Viral Debt Collector Ajak Nasabah ke Kamar Kos, Kredivo dan KrediFazz Nonaktifkan Petugas Penagihan

DCNews, Jakarta – Kasus dugaan pelanggaran etik yang melibatkan...

Edukasi Bahaya Pinjol dan Judi Online, Universitas Paramadina Dorong Ketahanan Finansial dan Keamanan Digital Keluarga

DCNews, Jakarta – Di tengah meningkatnya ancaman judi online...

Breaking News: Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI

DCNews, Jakarta – Keputusan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan...

Open Sarasa Cup 2026 Tuntas, Tim Kholis Juara Usai Bungkam Tim Chandra 3-0 di Nagreg

DCNews, Bandung – Atmosfer penuh semangat dan kebersamaan mewarnai...