DCNews, Jakarta – Kejutan besar mewarnai babak 16 besar Piala Dunia 2026. Timnas Brasil, salah satu favorit juara, harus mengakhiri langkahnya lebih cepat setelah takluk 1-2 dari Norwegia di Stadion New York-New Jersey, East Rutherford, Senin (6/7/2026) pagi WIB. Dua gol Erling Haaland pada babak kedua menjadi penentu kemenangan Norwegia sekaligus mengubur ambisi Selecao melaju ke delapan besar.
Sepanjang pertandingan, Brasil sebenarnya tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik dan intensitas serangan yang tinggi. Namun, tim besutan Carlo Ancelotti gagal mengonversi sejumlah peluang menjadi gol. Disiplin lini belakang Norwegia membuat para penyerang Brasil frustrasi hingga memasuki penghujung laga.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-79. Erling Haaland memanfaatkan umpan silang dari sisi kanan dengan sundulan keras yang tidak mampu diantisipasi kiper Brasil. Gol tersebut mengubah jalannya pertandingan dan membuat Norwegia semakin percaya diri.
Haaland kembali menunjukkan kualitasnya 10 menit berselang. Penyerang Manchester City itu menerima umpan Antonio Nusa sebelum melepaskan penyelesaian akhir yang akurat untuk menggandakan keunggulan Norwegia menjadi 2-0 pada menit ke-89.
Brasil baru mampu memperkecil ketertinggalan pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+10. Wasit menghadiahkan penalti setelah terjadi pelanggaran di dalam kotak terlarang, dan Neymar sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Namun, gol tersebut tidak cukup menyelamatkan Brasil. Peluit panjang memastikan kemenangan Norwegia sekaligus mengakhiri perjalanan lima kali juara dunia itu di Piala Dunia 2026.
Kemenangan ini menjadi salah satu hasil paling mengejutkan di fase gugur turnamen. Norwegia tampil efektif dan mampu memanfaatkan peluang yang dimiliki, sementara Brasil harus membayar mahal kegagalannya menyelesaikan peluang sepanjang laga.
Berkat hasil tersebut, Norwegia melaju ke babak perempat final dan akan menghadapi pemenang laga antara Meksiko dan Inggris. Sementara itu, kekalahan ini menjadi evaluasi besar bagi Brasil yang kembali gagal memenuhi ekspektasi sebagai kandidat kuat juara Piala Dunia 2026. ***

