Vicky Shu Buka Suara soal Teror Pinjol, Foto KTP dan Gambar Tak Pantas Dikirim

Date:

DCNwes, Jakarta — Penyanyi Vicky Shu mengaku mendapat teror pesan penagihan utang pinjaman online (pinjol) hingga Rp10 juta, meski ia menegaskan tidak pernah mengajukan pinjaman tersebut. Ia menduga identitas pribadinya disalahgunakan setelah menerima pesan WhatsApp yang turut menyertakan foto kartu tanda penduduk (KTP) miliknya.

Pengalaman itu bermula ketika Vicky menerima pesan dari nomor tak dikenal yang memintanya membayar tagihan senilai jutaan rupiah. Pesan tersebut juga memuat tautan yang membuatnya semakin curiga terhadap keabsahan penagihan.

“Awalnya itu jadi kayak ‘bayarkan tagihan Anda’ gitu kan senilai sekian. Lewat WhatsApp,” kata Vicky Shu.

Vicky menjelaskan, nominal tagihan yang disebutkan dalam pesan tersebut berkisar Rp5 juta hingga Rp10 juta. Meski tidak mengenali utang yang dimaksud, ia awalnya mengira pengirim pesan salah menghubungi orang.

“Jadi kayak Rp5 juta sama Rp10 juta, terus di bawahnya ngirim link. Tapi dia menyebutkan tuh namanya apa, aku lupa ya. Pokoknya intinya dia mengirimkan link terus kayak salah orang gitu kan,” ujarnya, dikutip dari kanal YouTube Trans TV Official, Rabu (28/10/2026).

Kecurigaan Vicky meningkat ketika pengirim pesan menyertakan foto KTP miliknya. Ia mengaku tidak mengetahui bagaimana dokumen identitas tersebut bisa berada di tangan pihak yang mengirimkan pesan penagihan.

Vicky menduga dokumen itu mungkin pernah dikirim untuk keperluan administratif, misalnya saat memenuhi kebutuhan perjalanan atau pekerjaan. Namun, ia tidak dapat memastikan apakah hal tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan identitas yang dialaminya.

“Tiba-tiba di bawahnya dikirim KTP aku,” ungkapnya.

Persoalan semakin mengkhawatirkan setelah Vicky melihat foto KTP tersebut diduga telah digabungkan dengan foto selfie dan gambar bermuatan pornografi. Ia menegaskan bahwa foto tersebut bukan dirinya dan menduga gambar-gambar itu telah dimanipulasi.

“Kadang kan kalau kita diundang nyanyi mungkin kirim buat beli tiket. Tiba-tiba foto KTP-nya tuh diedit lagi sama foto selfie dan foto, maaf, porno gitu ya. Tapi bukan foto aku, udah jelas itu kayak digabung-gabungin di kolase,” tutur Vicky.

Temuan tersebut membuat Vicky semakin yakin bahwa pesan penagihan itu patut dicurigai sebagai upaya penipuan atau penyalahgunaan data pribadi. Ia kembali menegaskan tidak pernah mengajukan pinjaman online sebagaimana yang dituduhkan melalui pesan tersebut.

Untuk memastikan kecurigaannya, Vicky mencoba menelusuri aplikasi pinjol yang diduga berkaitan dengan tagihan itu. Ia memeriksa ponselnya, termasuk perangkat Android yang digunakannya, tetapi tidak menemukan aplikasi yang dimaksud.

“Kalau aku sih waktu itu akhirnya, mohon maaf ya, karena kita juga jiwa-jiwa intel gitu ya, kepo nih aplikasi apa di HP Androidku enggak ada, di ini enggak ada. Oh, udah jelas ini penipuan,” tandasnya.

Pengalaman Vicky Shu menjadi pengingat bahwa data identitas pribadi dapat disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Meski demikian, dugaan penipuan dalam kasus ini belum dapat dipastikan hanya berdasarkan pengakuannya, dan belum ada keterangan mengenai hasil penyelidikan aparat penegak hukum. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

73 Persen Ekonom Nilai Lapangan Kerja Indonesia Memburuk, Pulung Agustanto: Evaluasi Kebijakan Pemerintah

DCNews, Jakarta — Anggota Komisi IX DPR RI dari...

OJK Bekali 500 Pelajar Sekolah Rakyat dengan Literasi Keuangan dan Kecakapan Digital

DCNews, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekali sekitar...

Hari Sumpah Pemuda 2026, Mukhtarudin Ajak PMI di Seluruh Dunia Jaga Nama Baik Indonesia

DCNews, Jakarta - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI)...

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 28 Oktober 2026, 1 Gram Rp2,589 Juta

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan Antam di Pegadaian...