Alex Indra Lukman: Beda Pilihan Politik Tak Boleh Memutus Silaturahmi

Date:

DCNews, Padang — Perbedaan pilihan politik, bagi Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Barat Alex Indra Lukman, semestinya berhenti ketika kontestasi berakhir. Di luar arena perebutan dukungan politik, hubungan personal dan kerja bersama untuk kepentingan masyarakat tetap harus dijaga.

Pandangan itu disampaikan Alex ketika membuka peringatan “Bulan Agustus Bulan Bung Hatta: Membaca Ulang Perjalanan Kebangsaan Minangkabau” di Kantor DPC PDI Perjuangan Padang, kawasan Ulak Karang, Minggu malam (30/8/2026).

Alex mengatakan perbedaan prinsip, ide, maupun gagasan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari politik. Namun, perbedaan tersebut tidak seharusnya menghapus hubungan emosional dan silaturahmi antarpelaku politik.

“Kita boleh berbeda prinsip. Kita boleh berbeda ide. Kita boleh berbeda gagasan. Tapi harusnya kemudian hubungan emosional, hubungan silaturahmi, tetap terjaga,” terang Alex.

Pesan itu tidak hanya disampaikan Alex melalui pidato. Ia juga mempraktikkannya ketika memberikan kesempatan kepada Wali Kota Padang Fadly Amran untuk berbicara dalam acara tersebut.

Alex sengaja mempersingkat sambutannya setelah Fadly mengonfirmasi kehadirannya sekitar pukul 18.00 WIB, atau sekitar 1,5 jam sebelum acara dimulai. Karena konfirmasi tersebut datang setelah susunan acara dibuat, tidak tersedia slot khusus bagi Fadly untuk menyampaikan sambutan.

Bagi Alex, persoalan teknis itu tidak seharusnya menjadi alasan untuk menutup ruang bagi sesama tokoh politik.

“Saya adalah Ketua PDIP Sumatera Barat. Pak Fadly ini merupakan Ketua Nasdem Sumatera Barat dan wali kota Padang. Dalam banyak hal, kita berada dalam agenda yang tidak sama. Namun, sewajarnya kita berbagi panggung dan waktu,” ungkap Alex.

Alex mengatakan prinsip tersebut merupakan pelajaran yang diperolehnya dari dua sosok yang menjadi gurunya dalam berpolitik: ayahnya, almarhum Yohanes Lukman, mantan Sekretaris PDIP Sumbar, serta Taufik Kiemas Datuk Basa Batuah, politisi senior PDIP yang juga suami Ketua Umum PDIP Megawati Sukarnoputri.

Dari sang ayah, Alex mengingat pesan mengenai pentingnya memperjuangkan hak kelompok minoritas sembari tetap menghargai kelompok mayoritas.

“Dari almarhum ayah, saya mengingat pesan, ‘Berpolitik lah dengan memperjuangkan hak minoritas dengan menghargai mayoritas.’,” ungkap Alex. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Temui 336 Investor Asing, Reformasi Pasar Modal Dikebut di Tengah Ancaman Outflow Rp100,8 Triliun

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa...

OJK Jatuhkan Sanksi Rp1,5 Triliun, Perkuat Transparansi dan Penegakan Hukum Pasar Modal

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi...

Kemenkum NTB Sosialisasikan Raperda untuk Cegah Pinjol Ilegal dan Judi Online

DCNews, Denpasar — Pelibatan masyarakat menjadi salah satu langkah...

Kabut Asap Karhutla Selimuti Barabai, Habib Aboe Bakar Bagikan Masker Gratis

DCNews, Barabai — Kabut asap akibat kebakaran hutan dan...