Judi Online Hayam Wuruk Dibongkar, Kemkomdigi dan Polri Perkuat Perburuan Jaringan Internasional

Date:

DCNews, Jakarta — Pemerintah memperluas langkah pemberantasan perjudian daring lintas negara setelah aparat kepolisian membongkar jaringan judi online internasional yang beroperasi di kawasan Hayam Wuruk Plaza Tower, Jakarta. Kasus yang menyeret ratusan warga negara asing itu kini memasuki tahap penyelidikan mendalam dengan melibatkan koordinasi intensif antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Polri.

Di tengah meningkatnya ancaman kejahatan digital transnasional, pemerintah menilai praktik perjudian daring tidak lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan bagian dari jaringan ekonomi ilegal yang memanfaatkan teknologi, celah transaksi digital, hingga operasi lintas batas negara. Karena itu, penanganannya disebut membutuhkan kerja sama antarlembaga secara berkelanjutan.

Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid mengatakan kementeriannya terus berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung proses pengungkapan kasus tersebut. Tim dari Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital disebut telah diterjunkan guna mendampingi proses penegakan hukum.

“Jadi kami terus berkoordinasi dengan Polri, tim kami di bawah Dirjen Pengawasan Ruang Digital juga terus berkoordinasi dengan Polri,” kata Meutya usai menghadiri peresmian operasional Satelit Nusantara Lima di Jakarta Selatan, Senin kemarin (11/5/2026).

Ia menegaskan pemerintah akan membuka perkembangan kasus secara berkala melalui jalur resmi kepolisian agar proses penyidikan berjalan transparan dan terukur.

“Kita bekerja sama dengan Polri selalu dan dalam hal ini perkembangan-perkembangan yang terkait dengan kasus di Hayam Wuruk akan terus dilakukan updating,” ujarnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah karena diduga terhubung dengan jaringan perjudian internasional yang memanfaatkan infrastruktur digital di Indonesia sebagai basis operasional. Menurut Meutya, pemberantasan praktik semacam itu tidak bisa dilakukan oleh satu institusi saja.

“Kita tahu bahwa ini jaringan yang cukup luas, sampai ke internasional, dan karena itu berbagai stakeholder di dalam negeri juga perlu bergandengan tangan,” kata dia.

Kemkomdigi juga mengklaim telah membersihkan jutaan konten negatif dari ruang digital nasional. Hingga Mei 2026, pemerintah mencatat sekitar 3 juta konten bermuatan ilegal telah ditindak, termasuk situs dan aktivitas terkait perjudian daring.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap 321 orang yang diduga terlibat dalam operasi judi online tersebut dalam penggerebekan pada Sabtu (9/5/2026). Dari jumlah itu, 320 orang merupakan warga negara asing dan satu lainnya warga negara Indonesia.

Sebagian besar tersangka asing berasal dari Vietnam dan China. Para WNA yang diamankan kini dititipkan ke Direktorat Jenderal Imigrasi untuk proses hukum dan administrasi lebih lanjut, sementara satu tersangka WNI masih menjalani pemeriksaan intensif di Bareskrim Polri.

Berikut rincian asal negara para WNA yang diamankan dalam operasi tersebut:

  • Vietnam: 228 orang
  • China: 57 orang
  • Myanmar: 13 orang
  • Laos: 11 orang
  • Thailand: 5 orang
  • Malaysia: 3 orang
  • Kamboja: 3 orang

Pengungkapan kasus Hayam Wuruk menjadi salah satu operasi terbesar dalam pemberantasan judi online sepanjang tahun ini. Pemerintah menilai penggerebekan tersebut membuka fakta baru mengenai masifnya keterlibatan jaringan asing dalam ekosistem perjudian digital di Indonesia, termasuk dugaan penggunaan fasilitas teknologi dan transaksi lintas negara untuk menghindari pelacakan aparat. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Pemimpin Sejati: Dihormati karena Amanah, Disegani karena Keadilan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Fraksi PKS DPR...

OJK Bongkar Modus Jasa Pelunasan Utang Ilegal, Pelaku Catut Nama dan Logo Resmi untuk Tipu Masyarakat

DCNews, Jakarta — Di tengah meningkatnya tekanan ekonomi dan...

Patroli Presisi Polsek Rancaekek Intensifkan Pengawasan, Cegah Geng Motor dan Debt Collector Resahkan Warga

DCNews, Kabupaten Bandung — Upaya menjaga stabilitas keamanan terus...

Tabungan Pelajar Tembus Rp29,13 Triliun, OJK Sebut Literasi Keuangan Anak Muda Kian Menguat

DCNews, Jakarta - Di tengah dorongan pemerintah memperluas inklusi...