Harga Emas Hari Ini 5 Maret 2026 Turun Tajam, Galeri24 dan UBS Kompak Anjlok Rp71.000 per Gram

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan di gerai Pegadaian terpantau merosot tajam pada Kamis (5/3/2026) pagi, mematahkan reli yang sempat terjadi pada perdagangan sebelumnya. Data dari laman Sahabat Pegadaian pukul 06.20 WIB menunjukkan penurunan signifikan pada produk Galeri24 maupun UBS, masing-masing turun Rp71.000 per gram.

Emas Galeri24 kini dibanderol Rp3.075.000 per gram, turun dari posisi sehari sebelumnya di Rp3.146.000. Sementara itu, emas UBS berada di level Rp3.091.000 per gram, terkoreksi dari Rp3.162.000.

Penurunan serempak ini mencerminkan tekanan di pasar emas domestik yang biasanya mengikuti dinamika harga emas global dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Rincian Harga Emas Galeri24

Produk Galeri24 tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kg). Berikut daftar harga terbaru:

  • 0,5 gram: Rp1.613.000
  • 1 gram: Rp3.075.000
  • 2 gram: Rp6.077.000
  • 5 gram: Rp15.081.000
  • 10 gram: Rp30.082.000
  • 25 gram: Rp74.801.000
  • 50 gram: Rp149.483.000
  • 100 gram: Rp298.819.000
  • 250 gram: Rp745.211.000
  • 500 gram: Rp1.490.421.000
  • 1.000 gram: Rp2.980.842.000
Rincian Harga Emas UBS

Emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram. Untuk ukuran 1.000 gram saat ini tidak tersedia. Berikut daftar harganya:

  • 0,5 gram: Rp1.670.000
  • 1 gram: Rp3.091.000
  • 2 gram: Rp6.133.000
  • 5 gram: Rp15.154.000
  • 10 gram: Rp30.150.000
  • 25 gram: Rp75.226.000
  • 50 gram: Rp150.144.000
  • 100 gram: Rp300.169.000
  • 250 gram: Rp750.199.000
  • 500 gram: Rp1.498.637.000
Analisis Pasar

Koreksi tajam Rp71.000 per gram dalam sehari mengindikasikan volatilitas yang meningkat di pasar logam mulia. Secara historis, harga emas domestik sangat dipengaruhi oleh tiga faktor utama: harga emas dunia, pergerakan imbal hasil obligasi Amerika Serikat, dan nilai tukar rupiah.

Jika tekanan berasal dari penguatan dolar AS dan kenaikan yield obligasi global, maka harga emas berpotensi masih bergerak fluktuatif dalam jangka pendek. Namun, bagi investor jangka panjang, koreksi seperti ini kerap dipandang sebagai momentum akumulasi, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika kebijakan moneter global.

Dalam jangka menengah, arah harga emas akan sangat bergantung pada ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga global dan stabilitas nilai tukar rupiah. Jika tekanan eksternal mereda, peluang rebound tetap terbuka. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kasus Penyadapan Telepon Presiden Prabowo, Bareskrim Tetapkan LSP, ASN, dan EH sebagai Tersangka

DCNews, Jakarta – Bareskrim Polri menetapkan tiga orang sebagai...

OJK Cabut Izin Pratama Capital Assets Management, 15 Produk Reksa Dana Wajib Dibubarkan

DCNews, Jakarta – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin...

Abdullah Dorong Investasi Bodong Masuk RUU Perampasan Aset, Hak Korban Harus Diprioritaskan

DCNews, Jakarta – Pengembalian kerugian masyarakat harus menjadi prioritas...

Inklusi Keuangan Sumbar Tembus 95,37 Persen, OJK Soroti Ancaman Pinjol dan Penipuan Digital

DCNews, Padang – Tingginya akses masyarakat Sumatera Barat terhadap layanan...