Harga Emas UBS dan Galeri24 Naik Hari Ini, Tembus Rp3 Juta per Gram di Pegadaian

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang diperdagangkan melalui Pegadaian kembali menguat pada Sabtu (21/2/2026) pukul 07.39 WIB, seiring tren kenaikan harga logam mulia global. Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas merek UBS menembus Rp3.009.000 per gram, sementara Galeri24 dipatok Rp2.984.000 per gram.

Kenaikan ini mencerminkan lonjakan signifikan dibandingkan perdagangan Jumat pagi, ketika emas UBS dibanderol Rp2.965.000 per gram dan Galeri24 Rp2.946.000 per gram. Dengan demikian, emas UBS naik Rp44.000 per gram, sedangkan Galeri24 menguat Rp38.000 per gram dalam sehari.

Pegadaian menyatakan harga jual emas dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan pergerakan harga emas dunia.

Rincian Harga Emas Galeri24

Emas Galeri24 tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram). Berikut daftar harga terbaru:

  • 0,5 gram: Rp1.566.000
  • 1 gram: Rp2.984.000
  • 2 gram: Rp5.897.000
  • 5 gram: Rp14.634.000
  • 10 gram: Rp29.190.000
  • 25 gram: Rp72.584.000
  • 50 gram: Rp145.052.000
  • 100 gram: Rp289.962.000
  • 250 gram: Rp723.123.000
  • 500 gram: Rp1.446.245.000
  • 1.000 gram: Rp2.892.489.000
Rincian Harga Emas UBS

Emas UBS dijual dalam pecahan 0,5 gram hingga 500 gram, dengan harga sebagai berikut:

  • 0,5 gram: Rp1.626.000
  • 1 gram: Rp3.009.000
  • 2 gram: Rp5.971.000
  • 5 gram: Rp14.756.000
  • 10 gram: Rp29.356.000
  • 25 gram: Rp73.248.000
  • 50 gram: Rp146.194.000
  • 100 gram: Rp292.273.000
  • 250 gram: Rp730.467.000
  • 500 gram: Rp1.459.218.000

Kenaikan harga ini mempertegas posisi emas sebagai instrumen lindung nilai (safe haven) di tengah ketidakpastian ekonomi global dan fluktuasi nilai tukar rupiah.

Analisis Pasar: Tiga Faktor Pengaruhi Naiknya Harga Emas Domestik

Secara fundamental, penguatan harga emas domestik umumnya dipengaruhi oleh tiga faktor utama: kenaikan harga emas dunia, pelemahan rupiah terhadap dolar AS, serta meningkatnya permintaan fisik menjelang momentum tertentu seperti Ramadan dan Idulfitri. Dalam beberapa pekan terakhir, sentimen global yang didorong oleh ketidakpastian geopolitik dan ekspektasi kebijakan suku bunga bank sentral utama dunia turut menopang harga emas.

Bila tren ini berlanjut, harga emas ritel berpotensi tetap berada di level tinggi dalam jangka pendek. Namun, investor ritel perlu mencermati volatilitas harian serta mempertimbangkan strategi akumulasi bertahap (averaging) untuk meminimalkan risiko pembelian di puncak harga. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Buntut Viral Debt Collector Ajak Nasabah ke Kamar Kos, Kredivo dan KrediFazz Nonaktifkan Petugas Penagihan

DCNews, Jakarta – Kasus dugaan pelanggaran etik yang melibatkan...

Edukasi Bahaya Pinjol dan Judi Online, Universitas Paramadina Dorong Ketahanan Finansial dan Keamanan Digital Keluarga

DCNews, Jakarta – Di tengah meningkatnya ancaman judi online...

Breaking News: Perry Warjiyo Resmi Mundur dari Jabatan Gubernur BI

DCNews, Jakarta – Keputusan mengejutkan datang dari pucuk pimpinan...

Open Sarasa Cup 2026 Tuntas, Tim Kholis Juara Usai Bungkam Tim Chandra 3-0 di Nagreg

DCNews, Bandung – Atmosfer penuh semangat dan kebersamaan mewarnai...