CEO Amazon Peringatkan Risiko Gelembung AI di Davos

Date:

DCNews, Swiss — Direktur Utama Amazon Andy Jassy memperingatkan potensi terbentuknya gelembung di industri kecerdasan buatan (AI) akibat investasi infrastruktur bernilai triliunan dolar AS. Peringatan itu disampaikan Jassy saat Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Selasa (20/1/2026) waktu setempat.

Dalam wawancara dengan CNBC, Jassy menyoroti praktik pendanaan “melingkar” di sektor AI, di mana laboratorium AI mengonsumsi komputasi dalam jumlah besar sambil mencari cara membiayai kebutuhan tersebut. “Tidak semua investasi besar akan berhasil,” ujarnya.

Jassy juga mengaku skeptis terhadap laporan kontrak infrastruktur OpenAI senilai US$1,4 triliun atau sekitar Rp22.000 triliun. “Saya sulit memahami angka-angka itu,” katanya, seraya mempertanyakan kejelasan kontrak yang benar-benar mengikat.

Meski demikian, Amazon menegaskan tetap berinvestasi di AI dengan pendekatan hati-hati. Jassy juga mengakui keterbatasan pasokan energi global masih menjadi hambatan utama pengembangan AI, meski kondisinya mulai membaik dalam 18 bulan terakhir. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Polsek Rancaekek Intensifkan Patroli, Antisipasi Aksi Debt Collector yang Meresahkan Warga

DCNews, Rancaekek — Kepolisian Sektor Rancaekek, Polresta Bandung, memperkuat pengawasan...

OJK Ungkap Potensi Mata Rantai Pinjol-Judol di Balik 31.649 Penerima Bansos di DIY

DCNews,  Yogyakarta — Fenomena 31.649 penerima bantuan sosial (bansos) di...

AI dalam Dunia Hukum Semakin Tak Terhindarkan

Oleh: Habib Aboe Bakar Alhabsyi (Anggota Panja Artificial Intelligence...

Komisi XI DPR Setujui Anggaran OJK 2027 Rp10,5 Triliun, Pengawasan dan Perlindungan Konsumen Diperkuat

DCNews, Jakarta — Komisi XI DPR RI baru saja...