DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang diperdagangkan di Pegadaian pada Senin (15/12) bergerak stabil, mencerminkan sikap wait and see pelaku pasar di tengah ketidakpastian arah kebijakan moneter global. Dua produk utama, emas UBS dan Galeri24, kompak tidak mengalami perubahan harga dibandingkan perdagangan sebelumnya.
Mengacu pada laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 bertahan di level Rp2.491.000 per gram, sementara emas UBS tetap dipatok Rp2.532.000 per gram. Stabilitas harga ini terjadi di saat investor global menahan transaksi besar sambil menunggu sinyal lanjutan terkait arah suku bunga acuan bank sentral utama, khususnya The Federal Reserve (The Fed) Amerika Serikat.
Dari sisi ketersediaan, emas Galeri24 ditawarkan dalam ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram (1 kilogram), sedangkan emas UBS tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram.
Daftar Harga Emas UBS di Pegadaian:
- 0,5 gram: Rp1.369.000
- 1 gram: Rp2.532.000
- 2 gram: Rp5.025.000
- 5 gram: Rp12.416.000
- 10 gram: Rp24.702.000
- 25 gram: Rp61.634.000
- 50 gram: Rp123.013.000
- 100 gram: Rp245.929.000
- 250 gram: Rp614.641.000
- 500 gram: Rp1.227.839.000
Daftar Harga Emas Galeri24 di Pegadaian:
- 0,5 gram: Rp1.306.000
- 1 gram: Rp2.491.000
- 2 gram: Rp4.909.000
- 5 gram: Rp12.183.000
- 10 gram: Rp24.300.000
- 25 gram: Rp60.601.000
- 50 gram: Rp121.104.000
- 100 gram: Rp242.090.000
- 250 gram: Rp601.375.000
- 500 gram: Rp1.202.750.000
- 1.000 gram: Rp2.405.499.000
Analisis Pasar
Stabilnya harga emas domestik sejalan dengan pergerakan emas global yang cenderung konsolidatif. Investor masih menimbang prospek penurunan suku bunga pada 2025, yang secara historis menjadi sentimen positif bagi emas sebagai aset lindung nilai (safe haven). Namun, penguatan dolar AS dan imbal hasil obligasi yang relatif tinggi masih menjadi faktor penahan kenaikan harga emas dalam jangka pendek.
Bagi investor ritel, kondisi ini membuka peluang akumulasi bertahap, terutama bagi mereka yang berorientasi jangka menengah hingga panjang. Emas tetap relevan sebagai instrumen diversifikasi portofolio, khususnya di tengah volatilitas pasar keuangan dan risiko geopolitik global yang belum sepenuhnya mereda.
Ke depan, pergerakan harga emas Pegadaian diperkirakan akan sangat dipengaruhi oleh rilis data inflasi global, keputusan suku bunga bank sentral, serta dinamika nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. ***

