DCNews, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto disebut telah menerima daftar calon pahlawan nasional yang diajukan Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Dewan Gelar. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi membenarkan hal itu, namun enggan merinci jumlah maupun nama-nama tokoh yang masuk dalam daftar tersebut.
Kapada awak media di Jakarta, Jumat (31/10/2025) Prasetyo hanya memastikan bahwa salah satu nama yang sampai ke meja Presiden adalah Soeharto—Presiden ke-2 Republik Indonesia sekaligus mertua Prabowo.
Meski demikian, ia belum dapat memastikan apakah nama Soeharto akan ditetapkan sebagai pahlawan nasional pada peringatan Hari Pahlawan, 10 November 2025 mendatang.
“Memang cukup banyak nama-nama yang diajukan. Jadi mohon waktu, nanti kalau sudah waktunya dan Bapak Presiden sudah mengambil keputusan, akan kami umumkan,” ujar Prasetyo.
Ia menegaskan, keputusan akhir akan diambil langsung oleh Presiden Prabowo dalam waktu dekat agar proses pengesahan dapat dilakukan tepat pada Hari Pahlawan. Saat ini, Kepala Negara sedang berada di Korea Selatan untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC hingga akhir pekan.
Sebelumnya, Kemensos telah menyerahkan 40 nama calon pahlawan nasional kepada Dewan Gelar tahun ini. Daftar tersebut terbagi ke dalam tiga kategori: usulan baru 2025, usulan tunda 2024, dan usulan yang memenuhi syarat diajukan kembali (2011–2023).
Nama-nama calon pahlawan nasional itu berasal dari berbagai latar belakang, dari kepala negara, ulama, hingga pejuang buruh. Beberapa tokoh yang disebut dalam daftar antara lain Presiden ke-2 Soeharto, Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur), serta aktivis buruh Marsinah. ***

