Diaspora Indonesia di Boston Desak Pemerintah Tuntaskan Tuntutan 17+8 dan Kasus HAM

Date:

DCNews, Jakarta — Diaspora Indonesia di Boston, Massachusetts, Amerika Serikat, menyerukan agar pemerintah Indonesia segera menuntaskan tuntutan “17+8” serta menghentikan praktik kekerasan aparat yang memicu gelombang demonstrasi di tanah air.

Seruan itu disampaikan dalam forum diskusi di Boston City Hall pada akhir pekan lalu. Acara tersebut sekaligus menjadi ajang solidaritas dan doa bersama bagi para korban jiwa dalam aksi demonstrasi, termasuk Affan Kurniawan, Iko Julian Junior, hingga Syaiful Akbar.

“Aspirasi kami meliputi 22 tuntutan yang belum dipenuhi dari tuntutan 17+8, hasil konsolidasi masyarakat Indonesia, serta tuntutan baru dari tim Boston Bergerak,” tulis pernyataan resmi diaspora yang diterima redaksi DCNews, Minggu (7/9/2025).

Meski 17 tuntutan utama telah melewati tenggat waktu, mereka menegaskan desakan agar pemerintah membebaskan para demonstran yang ditahan, menghentikan kekerasan aparat, serta menjamin transparansi penegakan hukum dalam kasus dugaan pelanggaran HAM.

Selain itu, diaspora Boston menyoroti pentingnya perlindungan terhadap kelompok etnis yang dikucilkan, masyarakat Papua, hingga pemenuhan hak-hak perempuan. Mereka menilai aksi demonstrasi belakangan ini mencerminkan kekecewaan rakyat atas kebijakan pemerintah yang dinilai tidak berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Keikutsertaan warga Indonesia di Boston dalam pertemuan demokratis yang damai menunjukkan rasa tanggung jawab dan empati yang nyata kepada Indonesia,” ujar perwakilan diaspora.

Mereka menegaskan, meski terpisah jarak, suara diaspora tetap akan bergema setiap kali pemerintah dianggap abai terhadap nilai demokrasi dan aspirasi rakyat. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Charles Meikyansah Ingatkan UMKM Jember Hindari Pinjol

DCNews, Jember — Anggota Komisi XI DPR RI Charles Meikyansah...

Ketua Komisi I DPRA Desak Polisi Usut Dugaan Penganiayaan Perempuan oleh Debt Collector di Aceh Utara

DCNews, Banda Aceh — Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat...

OJK Ungkap Perkembangan Kasus DSI, Ribuan Lender Ajukan Restitusi untuk Pengembalian Dana

DCNews, Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan proses...

APJII: Pengguna Pinjol Didominasi Milenial, Kebutuhan Mendesak Jadi Alasan Utama Masyarakat Berutang Secara Digital

DCNews, Jakarta — Ketergantungan masyarakat terhadap layanan pinjaman online (pinjol)...