Pemerintahan Trump Batalkan Pemutusan Status 1.200 Mahasiswa Internasional

Date:

DCNews, San Fransisco – Pemerintahan Donald Trump mengumumkan akan membatalkan pemutusan status hukum lebih dari 1.200 mahasiswa internasional setelah menghadapi serangkaian gugatan hukum.

Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE), sebagaimana dikutip DCNews, Sabtu (26/4/2025)saat ini sedang dalam proses memulihkan secara manual status individu yang catatan mereka di Student and Exchange Visitor Information System (SEVIS) telah dihentikan dalam beberapa minggu terakhir, menurut seorang pengacara pemerintah kepada pengadilan federal di Oakland, California.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh pengacara pemerintah dalam sidang terpisah di Washington, D.C.

“ICE sedang mengembangkan kebijakan yang akan memberikan kerangka kerja untuk penghentian catatan SEVIS. Hingga kebijakan tersebut diterbitkan, catatan SEVIS untuk penggugat dalam kasus ini (dan penggugat lain dalam situasi serupa) akan tetap Aktif atau akan diaktifkan kembali jika saat ini tidak aktif, dan ICE tidak akan mengubah catatan tersebut hanya berdasarkan temuan NCIC (National Crime Information Centre) yang menyebabkan penghentian catatan SEVIS baru-baru ini,” demikian isi pernyataan yang disampaikan Brian Green, pengacara yang mewakili para penggugat, kepada media.

SEVIS adalah basis data yang memantau kepatuhan mahasiswa internasional terhadap persyaratan visa mereka. NCIC, yang dioperasikan oleh FBI, berisi catatan kriminal dan data penegakan hukum lainnya.

Menurut Associated Press, lebih dari 1.200 mahasiswa internasional telah mengalami perubahan drastis terhadap status imigrasi mereka sejak akhir Maret.

Pemutusan massal ini telah memicu gelombang gugatan dari para mahasiswa di seluruh negeri, mendorong para hakim federal untuk mengeluarkan perintah penahanan sementara guna menghentikan praktik tersebut. ***Pemerintahan Trump Batalkan Pemutusan Status 1.200 Mahasiswa Internasional
DCNews, San Fransisco – Pemerintahan Donald Trump mengumumkan akan membatalkan pemutusan status hukum lebih dari 1.200 mahasiswa internasional setelah menghadapi serangkaian gugatan hukum.

Badan Imigrasi dan Bea Cukai Amerika Serikat (ICE), sebagaimana dikutip DCNews, Sabtu (26/4/2025)saat ini sedang dalam proses memulihkan secara manual status individu yang catatan mereka di Student and Exchange Visitor Information System (SEVIS) telah dihentikan dalam beberapa minggu terakhir, menurut seorang pengacara pemerintah kepada pengadilan federal di Oakland, California.

Pernyataan serupa juga disampaikan oleh pengacara pemerintah dalam sidang terpisah di Washington, D.C.

“ICE sedang mengembangkan kebijakan yang akan memberikan kerangka kerja untuk penghentian catatan SEVIS. Hingga kebijakan tersebut diterbitkan, catatan SEVIS untuk penggugat dalam kasus ini (dan penggugat lain dalam situasi serupa) akan tetap Aktif atau akan diaktifkan kembali jika saat ini tidak aktif, dan ICE tidak akan mengubah catatan tersebut hanya berdasarkan temuan NCIC (National Crime Information Centre) yang menyebabkan penghentian catatan SEVIS baru-baru ini,” demikian isi pernyataan yang disampaikan Brian Green, pengacara yang mewakili para penggugat, kepada media.

SEVIS adalah basis data yang memantau kepatuhan mahasiswa internasional terhadap persyaratan visa mereka. NCIC, yang dioperasikan oleh FBI, berisi catatan kriminal dan data penegakan hukum lainnya.

Menurut Associated Press, lebih dari 1.200 mahasiswa internasional telah mengalami perubahan drastis terhadap status imigrasi mereka sejak akhir Maret.

Pemutusan massal ini telah memicu gelombang gugatan dari para mahasiswa di seluruh negeri, mendorong para hakim federal untuk mengeluarkan perintah penahanan sementara guna menghentikan praktik tersebut. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Harga Emas Pegadaian Hari Ini 31 Juli 2026 Stabil, Antam Bertahan di Rp2,721 Juta per Gram

DCNews,  Jakarta — Pergerakan harga emas di Pegadaian memasuki...

Prabowo Hadiri Akad Massal 62.000 KPR FLPP di Batang, Perkuat Program 3 Juta Rumah untuk MBR

DCNews, Jakarta - Pemerintah terus mengakselerasi program penyediaan hunian...

Investortrust Best Insurance Award 2026 Anugerahkan 58 Penghargaan

DCNews, Jakarta — Industri asuransi nasional menghadapi tuntutan yang...

OJK Tuntaskan 17 Kasus Dugaan Manipulasi Pasar, Proses 15 Kasus Lain Dipercepat

DCNews, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyelesaikan pemeriksaan...