Hari Kebangkitan Nasional 2026, Saadiah Uluputty Ingatkan Negara Jaga Masa Depan Generasi Muda

Date:

DCNews, Jakarta — Di tengah tantangan global yang semakin kompleks, peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 dinilai menjadi momentum penting untuk mengingatkan negara agar tidak abai terhadap masa depan generasi muda. Pemerataan pendidikan, pembangunan infrastruktur, dan perlindungan anak dinilai menjadi fondasi utama menjaga kedaulatan bangsa dalam jangka panjang.

Anggota Fraksi PKS DPR RI, Saadiah Uluputty, mengatakan semangat kebangkitan nasional tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata. Menurut dia, nilai perjuangan yang diwariskan para pendiri bangsa harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberi ruang tumbuh bagi generasi penerus di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah kepulauan.

“Hari Kebangkitan Nasional selalu menjadi pengingat bahwa bangsa ini lahir dari semangat persatuan, kepedulian, dan tekad untuk terus bangkit menghadapi setiap tantangan zaman,” kata Saadiah dalam keterangannya, Selasa (20/5/2026).

Tema peringatan tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, disebut memiliki makna strategis di tengah perubahan dunia yang bergerak cepat. Generasi muda, kata Saadiah, akan menjadi penentu arah Indonesia pada masa mendatang, baik dalam menjaga persatuan maupun memperkuat daya saing bangsa.

“Mereka adalah tunas bangsa yang kelak akan melanjutkan cita-cita para pendiri negeri, menjaga persatuan, merawat kebhinekaan, dan membawa Indonesia menjadi bangsa yang semakin kuat dan berdaulat,” ujarnya.

Legislator asal Maluku itu menilai perhatian terhadap generasi muda tidak cukup diwujudkan lewat slogan dan pidato. Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan, menurut dia, harus memastikan akses pendidikan, pembangunan, dan infrastruktur dapat dirasakan secara merata hingga wilayah terluar Indonesia.

Sebagai anggota Komisi V DPR RI, Saadiah menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang terhubung dengan kebutuhan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat. Ia menilai anak-anak di daerah kepulauan harus memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang dan mendapatkan lingkungan yang aman.

“Menjaga tunas bangsa tidak cukup hanya dengan kata-kata, tetapi harus diwujudkan melalui pembangunan yang merata, pendidikan yang berkualitas, akses infrastruktur yang adil, serta lingkungan yang aman dan penuh harapan bagi anak-anak negeri, termasuk di wilayah kepulauan,” katanya.

Saadiah juga menegaskan bahwa makna kebangkitan nasional pada era sekarang tidak hanya berkaitan dengan mengenang sejarah perjuangan bangsa, melainkan tentang menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.

“Kebangkitan nasional hari ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama menyiapkan masa depan Indonesia dengan generasi yang tangguh, cerdas, dan berakhlak,” tutur dia.

Ia mengajak masyarakat menjadikan Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum memperkuat persatuan sekaligus menjaga generasi penerus bangsa demi mewujudkan Indonesia yang maju dan berdaulat. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Dasco Minta Komisi III DPR Kawal Kasus Penyadapan Ilegal yang Seret Eks Kapolri Listyo Sigit

DCNews, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad...

Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Azis Gerindra Desak Polri Usut hingga Pemberi Perintah

DCNews, Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) didesak mengusut...

Survei ABJaT: Upah Buruh Jateng Tak Cukup, Banyak Pekerja Terjerat Pinjol dan Cari Kerja Sampingan

DCNews, Semarang – Rendahnya upah yang belum memenuhi standar...

Dukung Kapolri Berantas Pinjol Ilegal dan Judi Online, PB PII Minta Jaringan Pelaku Dibongkar

DCNews, Jakarta – Pemberantasan pinjaman online (pinjol) ilegal dan...