DCNews, Bangkok — Persib Bandung menelan kekalahan telak 0-3 saat menghadapi Ratchaburi FC pada leg pertama babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two), Rabu (11/2/2026) malam waktu setempat. Hasil ini memaksa Maung Bandung mengusung misi nyaris sempurna pada leg kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), 18 Februari mendatang.
Dua gol Pedro Placeres pada menit ke-5 dan ke-83 serta satu gol Gabriel Kupa (53’) memastikan kemenangan meyakinkan wakil Thailand di Stadion Ratchaburi.
Persib sebenarnya tampil agresif dan menciptakan sejumlah peluang melalui Uilliam Barros, Andrew Jung, Luciano Guaycochea, hingga Thom Haye. Namun buruknya penyelesaian akhir membuat seluruh peluang itu gagal berbuah gol.
Gol Cepat Ubah Arah Laga
Ratchaburi membuka keunggulan saat laga baru berjalan lima menit. Umpan silang mendatar Gleyson dari sisi kanan disontek Pedro Placeres tanpa mampu diantisipasi Teja Paku Alam.
Tertinggal cepat, Persib merespons dengan tekanan tinggi. Peluang beruntun tercipta pada pertengahan babak pertama, termasuk tandukan Uilliam Barros yang ditepis Kampon Pathomakkakul serta sepakan Guaycochea yang membentur mistar gawang.
Andrew Jung dan Frans Putros juga mendapatkan kesempatan emas, namun akurasi menjadi persoalan utama. Hingga turun minum, skor tetap 1-0 untuk tuan rumah.
Momentum Hilang, Ratchaburi Menggila
Memasuki babak kedua, Persib berupaya mengambil alih permainan. Namun justru Ratchaburi yang menggandakan keunggulan lewat tandukan Gabriel Kupa pada menit ke-53.
Pelatih Bojan Hodak merespons dengan memasukkan Saddil Ramdani, Adam Alis, dan Sergio Castel untuk meningkatkan daya gedor. Saddil sempat mengancam lewat sepakan voli jarak jauh, tetapi tidak tepat sasaran.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Persib kembali kebobolan pada menit ke-83. Skema serangan rapi Ratchaburi dituntaskan Placeres untuk mencetak gol keduanya sekaligus mengunci kemenangan 3-0.
Debut sejumlah pemain anyar, termasuk Castel, belum mampu mengubah jalannya pertandingan.
Hitungan Berat di Bandung
Dengan defisit tiga gol tanpa balas, Persib wajib menang minimal 3-0 di leg kedua untuk memaksakan perpanjangan waktu. Jika kebobolan, tugas tersebut akan semakin berat.
Secara permainan, Persib menunjukkan intensitas dan keberanian menyerang. Namun efektivitas menjadi pembeda utama. Ratchaburi tampil lebih klinis dan disiplin dalam memanfaatkan setiap celah.
Leg kedua di Bandung akan menjadi ujian mental sekaligus pembuktian bagi skuad Bojan Hodak, bangkit atau tersingkir lebih awal dari pentas Asia. ***

