DCNews, Jakarta — PT Pegadaian (Persero) merilis pembaruan harga emas untuk perdagangan Kamis (15/1/2026), dengan mencatat kenaikan pada sejumlah produk emas batangan. Namun, emas Antam kembali tidak tercantum dalam daftar harga resmi Pegadaian, melanjutkan tren absennya logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk tersebut.
Berdasarkan pantauan pada situs resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Antam dari berbagai ukuran—mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram—tidak tersedia. Kondisi ini mengingatkan pada periode sebelumnya, ketika emas Antam sempat tidak diperdagangkan di Pegadaian selama lebih dari dua bulan, yakni dari 26 Mei hingga 1 Agustus.
Meski demikian, Pegadaian tetap menawarkan produk emas dari produsen lain. Untuk emas batangan cetakan PT Untung Bersama Sejahtera (UBS) ukuran 0,5 gram, harga tercatat sebesar Rp 1.487.000, naik Rp 13.000 dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, emas UBS ukuran 1 gram diperdagangkan di level Rp 2.752.000, menguat Rp 25.000 secara harian, mencerminkan tren kenaikan yang konsisten dalam beberapa hari terakhir.
Kenaikan juga terlihat pada emas batangan Galeri 24. Untuk ukuran 0,5 gram, Pegadaian membanderol harga Rp 1.412.000, naik Rp 8.000 dari posisi sebelumnya.
Adapun emas Galeri 24 ukuran 1 gram dijual dengan harga Rp 2.692.000, atau naik Rp 16.000 dibandingkan perdagangan kemarin.
Pegadaian sendiri merupakan anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang selama ini menjadi salah satu kanal utama distribusi emas ritel di Indonesia.

Analisis Pasar: Sentimen Positif
Kenaikan harga emas di Pegadaian mencerminkan sentimen positif pasar terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian global, termasuk fluktuasi nilai tukar dan ekspektasi kebijakan suku bunga global.
Absennya emas Antam berpotensi mengalihkan permintaan ke produk UBS dan Galeri 24, yang dalam jangka pendek dapat menopang kenaikan harga emas non-Antam di pasar ritel. Jika tekanan global berlanjut, harga emas diperkirakan tetap bergerak dalam tren menguat dengan volatilitas yang relatif tinggi. ***

