DCNews, Jakarta — Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menunjuk Indonesia sebagai salah satu tuan rumah FIFA Series 2026, turnamen dua tahunan yang mempertemukan tim-tim nasional lintas konfederasi dalam format laga persahabatan resmi. Penunjukan ini menandai babak baru bagi sepak bola Indonesia setelah sukses menyelenggarakan Piala Dunia U-17 pada tahun lalu.
Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan bahwa FIFA Series dirancang untuk memperluas kesempatan kompetitif bagi negara-negara anggota tanpa menambah beban kalender internasional. “FIFA Series bertujuan membuka potensi perkembangan bagi pemain, pelatih, dan penggemar, sekaligus mempromosikan universalitas dan keberagaman sepak bola melalui pertandingan yang bermakna. Edisi 2026 akan semakin meningkatkan dampak tersebut untuk sepak bola putra dan putri,” ujar Infantino dalam pernyataan resmi, Jumat (21/11/2025).
Turnamen edisi 2026 dijadwalkan berlangsung pada jendela internasional Maret dan April, dengan Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah untuk sektor putra. Negara lain yang ikut menjadi tuan rumah antara lain Australia, Azerbaijan, Kazakhstan, Mauritius, Puerto Rico, Rwanda, dan Uzbekistan. Sementara untuk sektor putri, debut FIFA Series akan digelar di Brasil, Pantai Gading, dan Thailand.
Setiap grup dalam turnamen ini akan mempertemukan tim nasional dari berbagai konfederasi, memberikan dinamika pertandingan baru yang selama ini jarang terjadi dalam kalender resmi FIFA.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut penunjukan ini sebagai pencapaian penting, menyebutnya sebagai hasil diplomasi panjang sekaligus pengakuan atas meningkatnya kredibilitas Indonesia di mata FIFA. “Lobi kita telah membuahkan hasil. Indonesia resmi diberikan kepercayaan menjadi tuan rumah ajang FIFA Series tahun depan. Alhamdulillah, kita sekali lagi mendapat mandat menyelenggarakan turnamen resmi FIFA,” ujar Erick.
Ia menambahkan bahwa kesempatan tersebut menjadi momentum strategis bagi pengembangan tim nasional, baik untuk memperluas pengalaman bertanding maupun menguji strategi melawan tim dari luar Asia. “FIFA melihat antusiasme federasi dan juga suporter Indonesia yang serius membangun sepak bola serta mampu menjadi tuan rumah event berskala global.”
Erick juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas dukungan penuh terhadap kemajuan sepak bola tanah air. “Keberhasilan ini juga tidak lepas dari dukungan Bapak Presiden yang konsisten mendorong perkembangan sepak bola Indonesia di level internasional,” kata Erick. ***

