Pernyataan Hana Saraswati soal Pinjol: “Jual Ketenangan Batin Demi Harta”, Sekaligus Angkat Isu di Film Terbaru

Date:

DCNews, Jakarta — Di tengah maraknya praktik pinjaman online (pinjol) yang semakin mudah diakses masyarakat, aktris Hana Saraswati melontarkan kritik tajam. Ia menyebut fenomena tersebut sebagai bentuk “menjual ketenangan batin demi harta”, sebuah realitas yang dinilainya kian dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Berbicara di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis kemarin (26/3/2026), Hana menilai kemudahan akses pinjaman digital justru mendorong masyarakat mengambil keputusan finansial tanpa pertimbangan matang.

“Fenomena jual jiwa demi harta itu dekat banget sekarang. Maksudnya kita menjual ketenangan batin sendiri untuk hal-hal yang sebenarnya tidak terlalu perlu, seperti pinjol,” ujarnya.

Ia menyoroti bagaimana agresivitas promosi pinjaman online—mulai dari pesan singkat hingga aplikasi percakapan—membuat layanan tersebut seolah “mengejar” calon pengguna.

“Sekarang pinjol mudah sekali, bahkan seperti datang sendiri lewat SMS atau chat WhatsApp. Ini isu yang sangat dekat dengan masyarakat,” kata Hana.

Dalam pandangannya, keputusan mengambil pinjaman seharusnya dilandasi kebutuhan yang benar-benar mendesak, bukan sekadar dorongan gaya hidup atau kebutuhan akan validasi sosial.

“Kalau tidak penting-penting banget, buat apa? Yang paling penting itu ketenangan batin, bukan validasi,” tuturnya.

Meski tidak mengalami langsung jeratan pinjol, Hana mengaku isu tersebut ia dalami melalui peran terbarunya dalam film Aku Harus Mati. Dalam film tersebut, ia memerankan karakter Mala—seorang perempuan yang terjebak utang pinjaman online hingga harus menghadapi tekanan psikologis dan masa lalu keluarganya.

Kisah Mala berkembang ketika ia kembali ke panti asuhan tempatnya dibesarkan, sebelum akhirnya menelusuri jejak keluarganya ke sebuah rumah tua terbengkalai. Dari sanalah, rahasia kelam yang selama ini tersembunyi mulai terungkap.

Film produksi Rollink Action ini juga dibintangi oleh Amara Sophie dan Prasetya Agni, dan dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 2 April 2026.

Lewat pernyataan dan perannya di layar lebar, Hana berharap isu pinjol tidak hanya menjadi bahan hiburan, tetapi juga peringatan bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam mengelola keuangan di era digital. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Papua Ingatkan Bahaya Pinjol Ilegal, Kenali Perbedaan dengan Pinjaman Daring Legal

DCNews, Merauke – Kemudahan memperoleh dana melalui layanan pinjaman...

Penyusunan RUU Pemilu Dimulai, DPR Prioritaskan Aspirasi Publik

DCNews, Jakarta – Komisi II DPR RI menargetkan penyusunan...

Harga Emas Antam Naik Rp3.000 Jadi Rp2,557 Juta per Gram, Buyback Melonjak Rp13.000

DCNews, Jakarta – Harga emas batangan PT Aneka Tambang...

DPRD Kota Tangerang Dorong Literasi Digital untuk Cegah Pinjol dan Judi Online

DCNews, Tangerang – Ancaman pinjaman online (pinjol) dan judi...