Duh! Terjerat Pinjol, Puluhan Warga Lombok Tengah Dicoret dari Penerima PKH 2025

Date:

DCNews, Lombok Tengah — Puluhan warga di Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, resmi dikeluarkan dari daftar penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2025. Pemerintah menemukan data mereka tercatat dalam sistem pinjaman online (pinjol) dan memiliki aset berupa kendaraan bermotor.

“Sebanyak 22 orang penerima PKH dikeluarkan dari sistem oleh pemerintah pusat,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Tengah, Masnun, dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, hasil evaluasi menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sejumlah penerima PKH terdaftar di platform pinjaman online. Selain itu, beberapa di antaranya memiliki mobil maupun sepeda motor yang membuat mereka tidak lagi memenuhi kriteria keluarga miskin atau rentan ekonomi.

“Secara otomatis, penerima yang tidak sesuai dengan kriteria langsung dikeluarkan dari sistem,” ujarnya.

Masnun menjelaskan, penyaluran bantuan sosial kini berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menggantikan sistem manual. DTSEN terintegrasi dengan data kependudukan dan digunakan untuk menyeleksi penerima PKH, Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan program sosial lainnya.

“Penerima bantuan saat ini menggunakan data tunggal, yakni DTSEN,” katanya.

Berdasarkan DTSEN, jumlah penerima bansos di Lombok Tengah mencapai sekitar 52 ribu jiwa. Angka itu turun drastis hampir 50 persen dibandingkan data manual sebelumnya yang mencatat lebih dari 100 ribu penerima.

“Pengurangan ini terjadi karena verifikasi data lebih ketat. Hanya mereka yang benar-benar masuk kategori miskin dan rentan yang berhak menerima bantuan,” tegas Masnun. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kang Dahlan Sebut Program Literasi Keuangan OJK Penting untuk Stabilitas Ekonomi Masa Depan

DCNews, Jakarta — Di tengah meningkatnya kompleksitas ekonomi digital...

OJK: Literasi Keuangan Harus Masuk Kurikulum Demi Masa Depan Finansial Anak Muda

DCNews, Jakarta — Di tengah derasnya arus informasi finansial...

Standar Kinerja Tinggi ala Prabowo: Fahri Hamzah Ungkap Tekanan Hasil Nyata di Dalam Kabinet

DCNews, Jakarta — Di balik ritme kerja pemerintahan yang...

Market Brief 18 April 2026: Emas Stabil, Minyak Menguat, Nasdaq Cetak Rekor Baru Berturut-turut

DCNews, Jakarta – Pasar keuangan global pada Sabtu ini...