OJK Tasikmalaya Luncurkan GENIUS, Perkuat Literasi Keuangan Pelajar

Date:

DCNews, Tasikmalaya — Kemudahan akses terhadap layanan keuangan belum otomatis membuat masyarakat, termasuk pelajar, memahami cara menggunakan produk keuangan secara aman dan bijak. Celah antara akses dan pemahaman itu menjadi salah satu alasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya memperkuat edukasi keuangan melalui Gerakan Edukasi dan Keuangan Inklusif untuk Sekolah (GENIUS).

Pencanangan GENIUS berlangsung di Aula Bapelitbangda Kota Tasikmalaya dan menjadi bagian dari pembukaan rangkaian Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026 di Kota Tasikmalaya. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 kepala sekolah dan tenaga pendidik dari jenjang SD/MI hingga SMA/SMK/MA sederajat se-Kota Tasikmalaya.

Kebutuhan memperkuat literasi keuangan terlihat dari hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026. Indeks literasi keuangan nasional tercatat 69,57 persen, sedangkan indeks inklusi keuangan mencapai 93,61 persen. Pada kelompok pelajar dan mahasiswa, indeks literasi keuangan berada di level 62,72 persen, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 92,76 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa akses terhadap layanan keuangan telah jauh lebih luas dibandingkan tingkat pemahaman masyarakat dalam menggunakannya. Karena itu, edukasi tidak hanya diarahkan kepada peserta didik, tetapi juga kepada tenaga pendidik yang dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk perilaku keuangan sejak dini.

Kepala OJK Tasikmalaya Nofa Hermawati mengatakan GENIUS dirancang bukan sekadar untuk mengenalkan konsep uang kepada anak-anak, melainkan membangun kemampuan mereka dalam mengambil keputusan keuangan.

“GENIUS bukan sekadar mengajarkan anak tentang uang, tetapi mempersiapkan mereka agar mampu mengambil keputusan keuangan yang benar untuk masa depannya. Karena itu, fondasinya harus kita kuatkan mulai dari tenaga pendidik,” kata Nofa melalui keterangannya yang diterima DCNews, Jumat (18/9/2026).

Menurut Nofa, guru yang memiliki kecakapan keuangan dapat menjadi teladan sekaligus meneruskan pengetahuan tersebut kepada peserta didik. Karena itu, penguatan ekosistem sekolah dinilai penting agar edukasi keuangan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi.

Hingga 2026, pelaksanaan GENIUS di wilayah kerja OJK Tasikmalaya telah menjangkau lebih dari 13 ribu pelajar di sedikitnya 36 sekolah di kawasan Priangan Timur, termasuk Sekolah Luar Biasa dan Sekolah Rakyat.

Materi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan, budaya menabung, pemahaman produk dan layanan jasa keuangan, hingga kewaspadaan terhadap pinjaman online ilegal, penipuan keuangan digital, dan judi online. Dengan cakupan tersebut, program diarahkan tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun kehati-hatian pelajar ketika berhadapan dengan berbagai aktivitas keuangan.

OJK Tasikmalaya juga mendorong pembentukan Duta Literasi Keuangan atau Guru Penggerak Literasi Keuangan di lingkungan sekolah. Mereka diharapkan menjadi penggerak edukasi sekaligus teladan dalam menerapkan perilaku keuangan yang sehat.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi menyatakan dukungan terhadap GENIUS sebagai bagian dari upaya membangun kecakapan keuangan generasi muda. Menurut dia, kemudahan akses layanan keuangan harus berjalan beriringan dengan pengetahuan dan kehati-hatian dalam mengambil keputusan.

“Anak-anak kita hari ini tumbuh di tengah kemudahan akses layanan keuangan yang luar biasa. Karena itu, tugas kita bukan hanya membuka akses, tetapi memastikan mereka memiliki pengetahuan, kehati-hatian, dan kemampuan mengambil keputusan keuangan yang benar,” ujar Viman.

Melalui GENIUS, pemerintah daerah berharap sekolah tidak hanya menjadi ruang pembelajaran akademik, tetapi juga tempat pembentukan perilaku keuangan yang sehat. Pelajar diharapkan mampu mengelola uang, menentukan pilihan secara bijak, mengenali risiko, serta memahami konsekuensi dari keputusan keuangan yang mereka ambil.

Dalam momentum BIK 2026, OJK juga mendorong industri jasa keuangan untuk memperluas edukasi sekaligus akses terhadap produk dan layanan keuangan formal yang legal, aman, dan sesuai kebutuhan masyarakat.

OJK Tasikmalaya bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya, KCD Pendidikan Wilayah XII, Dinas Pendidikan, PGRI, industri jasa keuangan, serta berbagai unsur ekosistem pendidikan berkomitmen melanjutkan kolaborasi tersebut. GENIUS diharapkan berkembang menjadi gerakan berkelanjutan untuk memperkuat kecakapan keuangan pelajar sekaligus meningkatkan ketahanan mereka menghadapi risiko dan aktivitas keuangan ilegal. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK: Prospek LPIP Makin Besar, AI Bakal Jadi Kunci Pengembangan Informasi Kredit

DCNews, Jakarta— Kebutuhan terhadap informasi kredit yang lebih cepat,...

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta Bali, LPS Siapkan Proses Likuidasi

DCnews,  Jakarta — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin...

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 18 September 2026: Antam, Galeri 24, dan UBS Tak Berubah

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan di Pegadaian bertahan...

13 Polisi Polda Riau Raih Penghargaan, dari Ungkap Sindikat SIM Palsu hingga Amankan Warga dari Debt Collector

DCNews, Riau — Sebanyak 13 personel Ditlantas Polda Riau...