DCNews, Prancis — Hujan yang turun di atas Sirkuit Le Mans pada Minggu (11/5) mengubah balapan utama MotoGP Prancis 2025 menjadi tontonan penuh ketegangan dan kejutan. Di tengah lintasan yang licin, insiden demi insiden mewarnai jalannya lomba—mulai dari pergantian motor hingga drama pembalap tergelincir keluar trek.
Namun dari kekacauan itu, satu nama muncul sebagai pemenang yang tak disangka-sangka: Johann Zarco, pembalap tuan rumah, yang tampil brilian bersama tim LCR Honda. Zarco tak hanya menyuguhkan strategi sempurna, tapi juga ketenangan yang membawanya melintasi garis finis dengan keunggulan 19 detik atas rival terdekat, Marc Marquez.
Di posisi ketiga, kejutan lain datang dari pembalap rookie Fermin Aldeguer (Gresini Racing), yang mengungguli rider KTM Pedro Acosta di lap-lap akhir.
Balapan sempat dihentikan sementara karena cuaca yang tak menentu. Hujan gerimis yang datang jelang start membuat bendera putih dikibarkan—tanda pembalap boleh mengganti motor. Saat kondisi semakin memburuk, bendera merah pun muncul, memaksa seluruh rider kembali ke pit untuk jeda 10 menit.
Beberapa pembalap bahkan terkena double long lap penalty, menambah kerumitan. Saat hujan reda, banyak rider memutuskan masuk pit untuk mengganti motor dengan ban kering. Tapi tidak dengan Zarco. Ia bertahan dengan setelan awalnya—dan itu terbukti sebagai langkah jitu.
Mulai lap ke-7, Zarco mengambil alih pimpinan lomba. Ia tak pernah melihat ke belakang lagi.
Sirkuit basah. Strategi tajam. Dan sorakan penonton tuan rumah. Le Mans 2025 memberi Zarco panggung sempurna—dan ia tak menyia-nyiakannya. ***

