Harga Emas Pegadaian Hari Ini Turun, UBS Rp3,05 Juta dan Galeri24 Rp3,03 Juta per Gram

Date:

DCNews, Jakarta — Harga emas batangan yang diperdagangkan melalui platform Sahabat Pegadaian tercatat mengalami penurunan pada Sabtu pagi (14/3/2026). Penurunan terjadi pada dua produk utama, yakni emas UBS dan Galeri24, yang masing-masing turun dibandingkan posisi harga sehari sebelumnya.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian pada pukul 07.43 WIB, harga emas UBS berada di level Rp3.055.000 per gram, sementara emas Galeri24 tercatat Rp3.039.000 per gram.

Harga tersebut lebih rendah dibandingkan perdagangan pada Jumat pagi. Saat itu, emas UBS dipatok Rp3.082.000 per gram dan Galeri24 sebesar Rp3.066.000 per gram. Dengan demikian, kedua produk emas tersebut masing-masing turun sekitar Rp27.000 per gram dalam satu hari perdagangan.

Pegadaian menyebutkan bahwa harga emas yang tercantum di platformnya dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar logam mulia global dan pergerakan nilai tukar.

Emas Galeri24 dipasarkan dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau setara 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Adapun harga emas batangan produksi Antam di situs resmi Logam Mulia biasanya diperbarui setelah pukul 08.30 WIB setiap hari perdagangan.

Daftar Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp1.593.000
  • 1 gram: Rp3.039.000
  • 2 gram: Rp6.004.000
  • 5 gram: Rp14.900.000
  • 10 gram: Rp29.721.000
  • 25 gram: Rp73.903.000
  • 50 gram: Rp147.690.000
  • 100 gram: Rp295.233.000
  • 250 gram: Rp736.270.000
  • 500 gram: Rp1.472.540.000
  • 1.000 gram: Rp2.945.080.000

Daftar Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp1.652.000
  • 1 gram: Rp3.055.000
  • 2 gram: Rp6.063.000
  • 5 gram: Rp14.983.000
  • 10 gram: Rp29.809.000
  • 25 gram: Rp74.376.000
  • 50 gram: Rp148.444.000
  • 100 gram: Rp296.772.000
  • 250 gram: Rp741.711.000
  • 500 gram: Rp1.481.680.000
Analisis Pasar: Emas Global Bergerak Fluktuatif

Penurunan harga emas ritel di Pegadaian mencerminkan koreksi harga emas global yang dalam beberapa sesi terakhir bergerak fluktuatif. Pelaku pasar cenderung mengambil posisi hati-hati di tengah dinamika kebijakan suku bunga bank sentral utama, terutama Federal Reserve Amerika Serikat, serta pergerakan indeks dolar AS.

Secara historis, emas sering dipandang sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Namun ketika imbal hasil obligasi meningkat dan dolar menguat, harga emas biasanya mengalami tekanan jangka pendek. Di pasar domestik, fluktuasi harga juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta permintaan ritel menjelang periode tertentu seperti musim libur atau kebutuhan investasi masyarakat.

Dalam jangka menengah, sejumlah analis menilai prospek emas masih relatif kuat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik global dan tren diversifikasi cadangan devisa oleh bank sentral berbagai negara, yang berpotensi menjaga permintaan logam mulia tetap tinggi. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus, DPR Desak Polisi Usut Tuntas

DCNews, Jakarta — Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman,...

Imbal Hasil P2P Lending Capai 18% per Tahun, Pengamat Ingatkan Risiko Gagal Bayar

DCNews, Jakarta — Imbal hasil tinggi dari investasi pada...

TP PKK Surabaya Gencarkan Literasi Digital bagi Ibu, Cegah Anak Terpapar Pinjol, Judol hingga Cyberbullying

DCNews, Jakarta — Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota...

MA Tolak Kasasi Google, Denda Rp202,5 Miliar dalam Kasus Monopoli Google Play Resmi Berkekuatan Hukum Tetap

DCNews, Jakarta — Upaya hukum terakhir yang diajukan Google...