Patroli Presisi di Cileunyi Disiagakan, Polisi Bidik Premanisme dan Aksi Paksa Debt Collector

Date:

DCNews, Cileunyi — Di tengah meningkatnya kekhawatiran warga terhadap aksi premanisme dan penarikan kendaraan secara paksa, kepolisian mengintensifkan patroli siang hari di sejumlah titik rawan guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Upaya ini terlihat dari kegiatan patroli presisi yang digelar personel gabungan piket fungsi Polsek Cileunyi, Polresta Bandung, Kamis kemarin  (16/4/2026). Patroli menyasar kawasan dengan mobilitas tinggi dan potensi kerawanan, termasuk objek vital, jalur protokol, serta pangkalan ojek di kawasan Griya Cinunuk GMC 22.

Di lapangan, petugas tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga aktif berdialog dengan warga dan pengemudi ojek. Melalui pendekatan persuasif, polisi menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus menggali informasi terkait potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Fokus utama patroli diarahkan pada pencegahan aksi premanisme, terutama yang melibatkan oknum debt collector atau yang dikenal sebagai “matel”. Praktik penarikan kendaraan secara paksa di jalan dinilai meresahkan dan berpotensi melanggar hukum.

“Segala bentuk tindakan melanggar hukum tidak akan ditoleransi dan akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” ujar petugas di sela kegiatan patroli.

Polisi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Warga diminta tidak ragu melapor jika menemukan praktik premanisme atau penarikan kendaraan secara paksa, baik melalui Polsek terdekat maupun layanan Call Center 110.

Kehadiran polisi di ruang publik, terutama pada siang hari, diharapkan mampu menekan potensi gangguan kamtibmas sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas.

Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldi Subartono melalui Kapolsek Cileunyi AKP Anggy Prasetiyo menegaskan bahwa patroli presisi akan terus digelar secara rutin sebagai langkah preventif.

“Kami akan terus meningkatkan patroli untuk mencegah gangguan kamtibmas dan memastikan masyarakat merasa aman,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keamanan bukan semata tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.

“Dengan kerja sama yang baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,” kata Anggy. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

OJK Sumbar Ingatkan UMKM Tak Sembarangan Gunakan Pinjol untuk Modal Usaha

DCNews, Padang — Pinjaman online (pinjol) menawarkan akses modal...

Harga Emas Pegadaian Sabtu 8 Agustus 2026 Tak Berubah, Antam Rp2,756 Juta per Gram

DCNews, Jakarta – Pasar emas di Pegadaian mengawali akhir pekan...

MUI dan AMREI Dorong Tata Kelola Berbasis Risiko, KPI dan KRI Jadi Kunci Kinerja

DCNews, Jakarta — Perubahan teknologi, ancaman siber, dinamika geopolitik, dan...

Yayasan Hijrah Finanscial Indonesia Resmi Beroperasi, Dahlan: Harus Jadi Awal Kegiatan Bermanfaat bagi Masyarakat

DCNews, Jakarta – Sebuah peresmian kerap menjadi penanda dimulainya...